Detail Proyek Penelitian

Keanekaragaman hayati laut biasanya terkonsentrasi di daerah dangkal dekat pantai yang membuatnya rentan untuk ancaman lingkungan. Status saat ini dari tiga ekosistem utama seperti mangrove, lamun, dan karang menunjukkan bahwa ekosistem ini terus menurun di seluruh dunia. Oleh karena itu, menilai data biologi dan lingkungan dari ekosistem ini sangat diperlukan untuk tujuan konservasi. USAID SHERA melalui Animal Biotechnology and Coral Reef Fisheries (ANBIOCORE) yang dipimpin oleh Institut Pertanian Bogor (IPB) mengadakan studi terkait pendataan ekosistem tersebut yang berhubungan dengan ketahanan pangan bahari Indonesia. Salah satu kegiatan ANBIOCORE adalah pelatihan  metode survei karang, ikan, lamun, rumput laut, pasang surut, arus, dan gelombang pada 17 - 19 September 2018 di Bali.

Gambar 1. Jalu Cahyanto, USAID Indonesia, memberikan masukan perihal penelitian ANBIOCORE

Pelatihan kali ini, Universitas Udayana  sebagai afiliasi menjadi tuan rumah pelatihan untuk mempelajari faktor lingkungan habitat dan distribusi karang menggunakan data insitu dan penginderaan jauh. Studi habitat karang akan mencakup keanekaragaman hayati, distribusi spasial, dan kualitas air sebagai ekosistem yang dipengaruhi oleh arus laut, suhu dan salinitas. Selain itu, data dari beberapa biota penunjang yang mungkin berbagi habitat dengan spesies karang juga akan dinilai.

Pelatihan ini bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pada metode survei dan analisis sebagai alat dalam penelitian mereka. Kualitas penelitian tergantung pada pengumpulan data dan metode penelitian. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan teoritis pada metode survei (karang, ikan, lamun, rumput laut, pasang surut, arus dan gelombang) dalam studi terumbu karang, meningkatkan keterampilan dalam penanganan sampel, dari lapangan untuk pekerjaan persiapan analisis data, dan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan dalam analisis statistik data dari parameter laut.

Pelatihan ini diisi oleh Dr. Ir. Luky Andriarto, M.Sc. Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan IPB, Dr.rer.nat Hawis Madduppa, S.Pi., M.Si Kepala Labolatorium Biodiveritas dan Biosistematik Kelautan IPB, Dr. Ir. I Wayan Nurjaya, M.Sc Kepala Departemen Ilmu Teknologi Kelautan IPB,  dan Dr.rer.nat. Kustiariyah, S.Pi., M.Si. Sekretaris Departemen Teknologi Produk Akuatik IPB.

Kategori: Lingkungan, Energi, & Ilmu Kemaritiman